Peluang Amal Jariyah

Peluang Amal Jariyah

Prinsip-Prinsip Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah (3)

 on Wednesday, March 18, 2015  


Sebelum anda membaca bagian ketiga tulisan ini ada baiknya anda membaca  tulisan
pertama dan kedua, linknya di bawah ini :

Prinsip-Prinsip Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah (1)
Prinsip-Prinsip Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah (2)

NAMA-NAMA AL-FIRQATUN NAJIYAH DAN ARTINYA


NAMA-NAMA AL-FIRQATUN NAJIYAH

 DAN ARTINYA


Setelah kita mengetahui bahwa kelompok ini adalah golongan yang 
selamat dari kesesatan, maka tibalah giliran kita untuk mengetahui 
pula nama-nama beserta ciri-cirinya agar kita dapat mengikutinya. 
Sebenarnya kelompok ini memiliki nama-nama agung yang 
membedakannya dari kelompok-kelompok lain. Dan di antara nama-
namanya adalah : Al-firqatun Najiyah ( golongan yang selamat ) ; 
Ath thooifatul Manshuroh (golongan yang di tolong ) dan Ahlus Sunnah
 Wal Jamaah, yang artinya adalah sebagai berikut :
Bahwasanya kelompok ini adalah kelompok yang selamat 
dari api neraka, sebagaimana yang telah dikecualikan oleh Rasulullah
 shalallahu alaihi wa sallam ketika menyebutkan kelompok-kelompok
 yang ada pada umatnya dengan sabdanya : “ seluruhnya di neraka
 kecuali satu; yakni yang tidak masuk ke dalam neraka”
Bahwasanya kelompok ini adalah kelompok yang tetap berpegang 
teguh kepada AlQur’an dan As Sunnah dan apa-apa yang dipegang 
oleh assabiqunal awwalun (para pendahulu yang pertama) baik 
dari kalangan Muhajirin maupun Anshar, sebagaiman disabdakan
 Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam. “Mereka itu adalah orang-orang
 yang berjalan di atas apa yang aku dan sahabatku lakukan hari ini”.
bahwasanya pemeluk kelompok ini adalah mereka yang menganut 
paham Ahlus Sunnah Wal Jamaah. Mereka itu bisa dibedakan dari 
kelompok lainnya pada dua hal penting: pertama, berpegang 
teguhnya mereka terhadap As-sunnah sehingga mereka disebut
 sebagai pemeluk sunnah (Ahlus sunnah). Berbeda dengan kelompok-
kelompok lain karena mereka berpegang teguh dengan pendapat-
pendapatnya, hawa nafsunya, dan perkataan para pemimpinnya. Oleh karena itu, 
kelompok-kelompok tersebut tidak dinisbahkan kepada Sunnah, 
akan tetapi dinisbahkan  kepada bi’dah-bid’ah dan kesesatan-kesesatan
 yang ada pada kelompok itu sendiri, 
seperti Al Qadariyah dan Al Murji’ah, atau dinisbatkan kepada para imamnya seperti
 Al Jahmiah, atau dinisbatkan kepada pekerjaan-pekerjaannya yang kotor seperti
 Ar Rafidhah dan Al Khawarij. Adapun perbedaan yang kedua adalah bahwasanya 
mereka itu Ahlul Jamaah karena kesepakatan mereka untuk berpegang teguh dengan 
Al Haq dan jauhnya mereka dari perpecahan. Berbeda dengan kelompok-kelompok
lain, mereka tidak bersepakat untuk berpegang teguh dengan Al Haq 
akan tetapi mereka  itu hanya mengikuti hawa nafsu mereka, maka
 tidak ada kebenaran pada mereka  yang mampu menyatukan mereka.
Bahwasanya kelompok ini adalah golongan yang ditolong Allah sampai
 hari kiamat, karena gigihnya mereka dalam menolong agama Allah,
 maka Allah menolong mereka seperti difirmankan Allah :
] إنْ تَنْصُرُوا اللهَ ينصرْكُم [“ Jika kamu menolong Allah niscaya Allah akan menolong kalian” 
( QS. Muhammad : 7)
Oleh karena itu pula Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa sallam telah 
bersabda :
" لا يضرهم من خذلهم ولا من خالفهم حتى يأتي أمر الله تبارك وتعالى وهم على ذلك"“Tidaklah yang 
menghina dan menentang mereka itu akan mampu 
memadharatkan (membahayakan) mereka sampai datang 
keputusan Allah tabaaraka wata’ala sedang mereka itu tetap
 dalam keadaan demikian”.




Prinsip-Prinsip Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah (3) 4.5 5 Abdullah Al Pinrany Wednesday, March 18, 2015 Sebelum anda membaca bagian ketiga tulisan ini ada baiknya anda membaca  tulisan pertama dan kedua, linknya di bawah ini : Pri...


Powered by Blogger.