Tips Melatih Anak Agar Rajin Shalat

 on Tuesday, April 7, 2015  




 Assalamu Alaikum
Bukan sekali saya mendengar keluhan orang tua tentang anaknya yang malas shalat. Berkali-kali disuruh namun sang anak masih tetap tak bergeming. Saya sempat berpikir, mungkin di sinilah letak kesalahannya.

Inilah yang sering terjadi. Orang tua “menyuruh” anaknya untuk melakukan shalat. Saya mencoba melakukan pendekatan lain. Saya tidak “menyuruh” tapi “mengajak”.


Lalu apa bedanya ?

Saya punya sedikit pengalaman yang mungkin bermanfaat. Secara khusus ini adalah pengalaman saya sebagai seorang ayah dengan anak laki- laki saya. Mungkin bisa diperluas menjadi hubungan antara orang tua dengan anak-anaknya.

My Father My Hero

Secara umum setiap anak akan mengidolakan orang tuanya. Bagi mereka orang tua adalah pahlawan. Orang tua adalah pelindung dan pembimbingnya.

Mereka ingin melakukan apapun yang dilakukan oleh orang tuanya. Mereka tidak berpikir apakah ini baik atau buruk. Mereka belum mampu mempertimbangkan manfaatnya.

Asal orang tua melakukan mereka juga ingin melakukannya.

Kondisi inilah yang saya manfaatkan dengan mengajak mereka secara rutin pergi ke masjid. Pengalaman saya, mereka tidak akan bertanya mau pergi kemana atau untuk apa. Asal kita ajak mereka akan ikut.

Selain mengenalkan suasana masjid, mengajak anak juga menunjukkan bahwa kita juga melaksanakan apa yang kita suruh. Anak merasa terlindung dan senang melakukan sesuatu bersama orang tuanya.

Zona Nyaman

Setiap orang memiliki zona nyaman. Kita semua tentu pernah merasakan kondisi kurang nyaman bila berada di lokasi asing atau tempat yang baru pertama kita kunjungi. Demikian pula anak-anak.

Seringkali anak-anak yang begitu lincah (dan cerewet) saat di rumah tiba-tiba menjadi anak yang pendiam di tempat yang baru dia kunjungi. Pandangan saya karena zona nyamannya merasa terusik.

Dengan mengajak anak secara rutin ke masjid diharapkan anak-anak tidak akan merasa asing. Bahkan lama-lama akan familiar dengan suasana dan orang-orang yang sering bertemu.

Pada gilirannya, saat sudah cukup besar, anak akan berani berangkat sendiri dan kita tidak perlu lagi menyuruhnya untuk melaksanakan shalat. Mereka akan segera bergerak sendiri begitu mendengar kumandang adzan.

Sekali lagi kata kuncinya adalah mengajak dan bukan menyuruh.

Semoga tips singkat ini bermanfaat.
Tips Melatih Anak Agar Rajin Shalat 4.5 5 Abdullah Al Pinrany Tuesday, April 7, 2015  Assalamu Alaikum Bukan sekali saya mendengar keluhan orang tua tentang anaknya yang malas shalat. Berkali-kali disuruh namun san...


Powered by Blogger.