Saturday, June 10, 2017

Ulangi Terus Dakwah Tauhid-mu

Ulangi Terus Dakwah Tauhid-mu


.
-Sebagaimana belajar TAUHID yang harus dipelajari dan diulangi terus-menerus, maka dakwah tauhid juga perlu terus-menerus diulangi
.
-Pelajaran fikh bisa jadi hanya sekali diajarkan, misalnya cara berwudhu, diajarkan sekali kemudian dipraktekkan terus, maka insyaAllah ingat
.
-Nah, kalau TAUHID ini banyak terkait dengan keimanan dan amalan hati, misalnya keikhlasan, sabar, rasa takut dan rasa cinta,
.
-Karena iman ini naik-turun, perlu dipelajari terus dan diulangi serta diingatkan
.
-Misalnya saja rasa takut, habis belajar TAUHID diajarin gak boleh takut lewat kuburan karena takut setan, beberapa minggu abis nonton film hantu-hantuan udah takut lagi
.
-Begitu juga dengan kesabaran dan husnudzan dengan takdir Allah, itulah yang terbaik bagi hamba-Nya, kadang masih sesak kalau terima takdir yang menurut kita gak enak
.
-Kalau dakwah butuh diulang-ulang, maka demikian juga pendakwahnya, ULANGI TERUS DAKWAH TAUHIDMU
.
-Apalagi orang yang baru mengenal agama (baru ngaji) dan manusia yang butuh dakwah, berdatangan terus-menerus
.
-Kami juga sempat lengah, pernah semangat di awal-awal dakwah tauhid setelah itu lupa sama sekali
.
-Dakwah lainnya insyaAllah menjadi BERKAH DENGAN DAKWAH TAUHID atas izin Allah
.
-Dakwah yang menyebar ke berbagai pelosok, ke berbagai kalangan mulai dari pejabat, artis, pengusaha, orang awam, ini adalah BERKAH DAKWAH TAUHID dengan izin Allah
.
-Para pendakwah menyeru “Inilah jalan ku”, maksudnya adalah DAKWAH TAUHID , sebagaimana dalam ayat,
.
ﻗُﻞْ ﻫَﺬِﻩِ ﺳَﺒِﻴﻠِﻲ ﺃَﺩْﻋُﻮ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻋَﻠَﻰ ﺑَﺼِﻴﺮَﺓٍ ﺃَﻧَﺎ ﻭَﻣَﻦِ ﺍﺗَّﺒَﻌَﻨِﻲ ﻭَﺳُﺒْﺤَﺎﻥَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﻣَﺎ ﺃَﻧَﺎ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻤُﺸْﺮِﻛِﻴﻦَ
.
“Katakanlah, ’Inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata. Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik.’” (QS. Yusuf: 108)
.
Ibnu Katsir rahimahullah menafsirkan,
.
ﻭﻫﻲ ﺍﻟﺪﻋﻮﺓ ﺇﻟﻰ ﺷﻬﺎﺩﺓ ﺃﻥ ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺣﺪﻩ ﻻ ﺷﺮﻳﻚ ﻟﻪ
.
“Yaitu berdakwah kepada syahadat ‘tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, tidak ada sekutu baginya’.” (Tafsir Ibnu Katsir)
.
-Perbanyak daurah dan kajian membahas tauhid
.
Selipkan materi tauhid dalam kajian tematik dan daurah lainnya
.
-Buat penjelasan ringan, quote, dan status dengan tauhid di media sosial anda
.
-Dakwahkan dasar-dasar tauhid kepada anak-anak dan generasi penerus
.
-InsyaAllah para da’i dan pendakwah lebih tahu cara mendakwahkan tauhid lainnya
.
-Semoga dengan dakwah tauhid, masyarakat dan bangsa kita serta kaum muslimin menjadi berkah, makmur dan bahagia dengan ridha Allah Ta’ala
.
Penyusun: Ustadz Raehanul Bahraen